Situs Poker Online Terpercaya

Judi Togel Online Indonesia

Judi Bola Indonesia

Selasa, 21 Juli 2020

IDN COSMO - Dari Lapangan Hijau ke Sirkuit

IDN COSMO - Buat pesepak bola, terpenting yang bermain di persaingan Eropa, mengemudikan mobil sport merupakan perihal yang jamak. Serta, banyak antara banyak pesepak bola ini yang kondang untuk speed junkie, senang kebut-kebutan dengan beberapa mobil sport mereka.

Frank Lampard, Roberto Firmino, serta Karim Benzema, merupakan sejumlah pesepak bola yang diketahui untuk jago ngebut di jalanan. Berulangkali, mereka serta terserang denda karena tingkah itu, Seperti yang dilansir oleh IDN COSMO

Akan tetapi, juga ada sosok-sosok dari lapangan rumput yang pilih mengalirkan nafsu ngebut mereka lebih pekerjaanonal. Mereka pilih beranjak pedal gas dalam-dalam di circuit serta arena balapan sah.

Sejumlah besar, sosok-sosok yang pilih jalan sah ini sebagai pribadi yang telah menggantung sepatu dari lapangan rumput. Maklum, lazimnya, ada klausul dalam kontrak yang larang banyak pemain aktif untuk lakukan perihal yang beresiko, termasuk juga balapan.

Barang siapa pesepak bola yang berubah dari lapangan rumput ke circuit? Baca artikel selengkap-lengkapnya dibawah ini.
Semasa profesinya di atas lapangan hijau, Dudek memang gak begitu dekat dengan kecepatan. Maklum, tempatnya merupakan kiper.

Akan tetapi, sesudah pensiun pada 2011 yang lalu, bekas punggawa Liverpool serta Real Madrid ini kembali lagi cinta hakikatnya, dunia balap mobil. Pria, yang sekarang ini berumur 47 tahun itu, menuruti beberapa seri balapan mobil. Satu diantaranya merupakan Volkswagen Castrol Cup, suatu kejuaraan balapan yang diselenggarakan di banyak circuit Eropa Timur.

"Balapan mobil merupakan nafsu saya sebelum bermain sepak bola. Saya pernah jadi rider gokar. Akan tetapi, saya stop balapan disaat jadi pesepak bola pekerjaanonal," kata Dudek, seperti diberitakan halaman sah Liverpool.

"Sesudah pensiun, saya kangen adrenalin, yang rata-rata nampak dalam kompetisi. Kita perlu nafsu dalam kehidupan. Ini dia yang membuat kita terus berjalan. Balapan mobil memberikan saya banyak kesenangan. Saya sangatlah mencintainya," dia menandaskan.

Setali tiga uang dengan Dudek merupakan Fabien Barthez. Bekas penjaga gawang Manchester United ini mengawali seri balapan pertama kalinya pada umur 36 tahun, satu tahun sesudah dia menggantung sarung tangan penjaga gawang. Kala itu, dia beraksi pada arena Porsche Carrera Cup di Prancis.

Setelah itu, Barthez menuruti beberapa arena seperti French GT Championship, Bioracing Series, serta Caterham Sigma Cup France. Pria yang sekarang ini berumur 49 tahun itu kali pertama naik tribune pada arena FFSA GT Championship.

Pada 2014, Barthez menjajal kendala yang semakin besar. Dia naik kelas serta bertanding pada arena balapan ketahanan legendaris, Le Mans 24. Pada arena itu, dia tampil cukup bagus serta finis di rangking ke-29.

"Saya tetap cinta dengan lakukan olahraga otomotif. Serta disaat saya masih aktif bermain bola, ini tetap mengajak saya," sebut Barthez, seperti dilansir dari The Sun.

"Olahraga ini gak seperti sepak bola. Kita masih dapat tampil oke meskipun telah berumur 35 tahun, umur dimana saya pensiun dari sepak bola," paparnya.

Tidak sama dengan Barthez serta Dudek yang bertambah banyak balapan di circuit, Andre Villas-Boas pilih arena yang makin melawan. Bekas Pelatih Chelsea ini pilih terjun pada arena reli paling ganas di dunia, Reli Dakar.

"Reli Dakar telah mengganggu ingatan saya mulai sejak waktu lalu. Balapan ini mengalir di darah keluarga saya. Hasrat saya merupakan dapat menuruti reli ini," papar Villas-Boas, seperti diberitakan halaman sah Reli Dakar.

Villas-Boas menuruti reli ini pada 2018 saat kemarin. Akan tetapi, untung gak bisa diperoleh malang gak bisa tidak diterima, pelatih dari Portugal ini harus mundur dari reli itu berakhir alami kejadian pada stage ke-4.

Dalam kejadian, yang berlangsung di Peru ini, mobil Toyota Hilux, yang dikendarainya, menerjang gumuk pasir. Walhasil, dia alami luka di tulang rusuk serta punggung, yang mengakibatkan pria yang saat ini berumur 42 tahun itu gak dapat meneruskan balapan.

"Sayangnya, saya gak dapat meneruskan balapan. Akan tetapi, ini merupakan sisi dari reli Dakar," katanya pada BBC Sport, berakhir kejadian itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar